Leave a comment

KNPB SENTANI MELUNCURKAN PETISI MANUAL DI SEKERTARIAT BERSAMA RAKYAT PAPUA


20170504_152354 KNPB-News_ pada tanggal 3 Mei 2017 secara resmi, KNPB Wilayah Sentani meluncurkan dan membuka pendaftaran petisi manual untuk mendukung agenda “supervised vote” sebagai cara mempercepat proses perjuangan yang ada. Dalam kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh rakyat Papua, perwakilan Parlemen (PNWP) dan semua Pengurus KNPB Wilayah Sentani. Awalnya bahwa Pengurus KNPB Wilayah Sentani melakukan persiapan, seperti membuat tenda peluncuran petisi manual, membuat pamflet (bertulisan “kami mendukung swim free West Papua”), dan spanduk tentang peluncuran petisi manual. Semua persiapan dimulai sejak pukul 07.00 sampai pada makan siang bersama. Setelah itu, semua rakyat Papua dan Pengurus KNPB menunggu waktu peluncuran petisi manual pada jam 15.00 sore WIT. Ada laporan bahwa sebelumnya pihak kepolisian mendatangi Sekret KNPB, dan menyanyakan kegiatan berlangsung pada Pengurus KNPB Wilayah Sentani dengan menggunakan dua DALMAS, kata YUBIR KNPB Wilayah Sentani. Kata YUBIR bahwa bisa diatasi dan membenarkan kedatangan mereka (pihak kepolisian).

Rakyat Papua, perwakilan PNWP dan semua Pengurus KNPB Wilayah Sentani mendengarkan arahan dari panitia untuk memulai kegiatan peluncuran petisi manual. Panitia penyelenggara petisi manual KNPB menyuruh seluruh rakyat Papua untuk duduk bersama mengikuti kegiatan peluncuran petisi. Panitia menyiapkan beberapa susunan acara untuk menyuseskan peluncuran petisi manual. Susunan acara disiapkan sebagai berikut;

  • Ada pengantar dan renungan singkat dari MC.
  • Doa pembukaan; dibawakan langsung oleh Lukas Walilo.
  • Sambutan-sambutan:
  1. Parlemen Nasional West Papua (diwakili oleh Lukas Walilo).
  2. Pengurus KNPB Wilayah Sentani (diwakili oleh YUBIR).
  • Arahan umum sekaligus membuka peluncuran petisi manual oleh Ketua Umum KNPB Wilayah Sentani Tn. Alen Wesigin Halitopo.
  • Doa Penutup sekaligus arahan singkat oleh Ketua Umum KNPB Wilayah Sentani.
  • Salam-salaman.

Susunan acara ini mendukung kegiatan inti, yakni peluncuran petisi manual untuk mendukung agenda supervised Vote dalam sidang tahunan Dewan Komite Dekolonisasi 24 di New York. Maka itu, Pengurus KNPB mendukung penuh dengan meluncurkan dan menjalankan pendaftaran petisi orang Papua yang ingin merdeka.

Hal penting adalah dalam penyampaian sambutan. Misalnya sambutan dari Parlemen (PNWP) yang diwakili oleh Lukas Walilo; dalam sambutan menegaskan dua hal penting yakni; (1) Atas nama pimpinan Parlemen Nasional West Papua mengatakan petisi ini penting untuk mendukung agenda supervised vote dan mendukung negara lain membawa masuk masalah West Papua di sidang PBB dengan mendaftarkan masalah Papua di Dewan Komite Dekolonisasi 24. (2) Harus mendapatkan dan menerima informasi yang benar dari Sekret/honai Papua Merdeka (yaitu “Sekret KNPB Wilayah Sentani”), selain dari itu akan memecah bela persatuan dan perjuangan kita. Sedangkan, Pengurus KNPB Wilayah Sentani melalui YUBIR menegaskan beberapa hal, yakni; (1) Berterimakasih kepada Jenderal Sektor, pimpinan PNWP, Pengurus KNPB Wilayah Sentani, dan seluruh rakyat Papua yang selalu mendukung agenda perjuangan Papua Merdeka. (2) Kami Pengurus KNPB Wilayah Sentani meminta maaf kepada seluruh rakyat Papua yang ditangkap pada saat tanggal 1 Mei 2017 untuk mendukung agenda peluncuran petisi manual, namun masih semangat mengikuti agenda peluncuran pada hari ini. (3) Penangkapan terhadap kami itu penting, karena kita berjuang tidak harus menerima kemerdekaan secara enak-enak “instan” tetapi mengalami penderitaan dalam perjuangan untuk mendapatkan perjuangan Papua Merdeka. (4) Kami Pengurus KNPB Wilayah Sentani mendukung agenda supervised vote dengan meluncurkan petisi manual, tentunya kami tidak pusing dengan penangkapan maupun tindak kekerasan lain yang akan terjadi ketika pendaftaran mulai dijalankan ke seluruh orang Papua. (5) Kami harus mendukung agenda ini untuk mengakhiri perjuangan ini. Setelah sambutan, MC mengarahkan seluruh rakyat Papua untuk tetap semengat mengikuti peluncuran petisi manual.

Arahan umum sekaligus meluncurkan petisi manual oleh Ketua Umum KNPB Wilayah Sentani. Dalam peluncuran itu, Ketua Umum KNPB mengatakan bahwa “atas nama Allah Bangsa Papua, nenek moyang orang Papua, orang Papua yang meninggal, tulang-belulang orang Papua dan seluruh rakyat Papua; saya membuka dan meluncurkan pendaftaran petisi manual kepada seluruh rakyat Papua di Wilayah Sentani”. Peluncuran petisi selesai, Panitia dilanjutkan dengan foto bersama untuk memberi dukungan kepada dunia Internasional. Kemudian, Ketua Umum KNPB Wilayah Sentani memberikan penegasan; (1) Petisi ini penting untuk menyatakan ke dunia Internasional bahwa kami ada mendukung dengan petisi manual yang kami jalankan bersama ini. (2) Kami kembali menegaskan bahwa ada beberapa format petisi manual (seperti format dari Dewan Komite ULMWP sesuai usulan para diplomat dan format dari pihak POLDA yang memakai orang Papua untuk menjalankan seberapa besar orang Papua yang mendukung NKRI), sehingga hati-hati dengan format pendaftaran petisi ini dan mengikuti format petisi manual yang dikeluarkan oleh Dewan Komite ULMWP. (3) Petisi ini penting dilakukan oleh orang Papua yang mau merdeka untuk mempercepat proses perjuangan kita di dunia Internasional. (4) Pendaftaran juga perlu dilakukan semua orang baik itu orang Barat, orang Indonesia yang mendukung Papua Merdeka atau orang Papua yang mendukung perjuangan Papua Merdeka. (5) Petisi ini dibuat untuk kepentingan mempercepat proses perjuangan kita hari ini di dunia Internasional melalui Dewan Komite Dekolonisasi 24 dalam  sidang tahunan PBB, maka penting untuk kita mendukung kegiatan petisi manual ini. Dengan itu, Ketua Umum menegaskan kembali pentingnya petisi manual ini, demi mempercepat proses perjuangan Papua Merdeka.

Penutupan, seluruh rakyat menjadi undangan bagi orang Papua dan siapa saja untuk segera mendaftarkan diri dalam petisi manual. Seluruh rakyat Papua bersama Parlemen dan Pengurus KNPB bersalam-salaman dan siap menjalankan pendaftaran petisi demi mempercepat proses perjuangan hari ini. Selang beberapa menit (± 10 menit) setelah menutup kegiatan peluncuran petisi manual, pihak kepolisian dengan menggunakan Mobil Kijang (8 anggota) memantau kegiatan di Sekret KNPB Sentani. Kemudian, Pengurus KNPB Wilayah Sentani menyuruh seluruh rakyat Papua ke rumah, dan selanjutnya akan menunggu arahan dari panitia  untuk melakukan pendaftaran petisi manual selanjutnya. “SALAM  REVOLUSI”….

Foto-Foto Kegiatan Peluncuran Petisi Manual, Sebagai Berikut:

sentani 3 mey 2017

20170504_15231720170504_15234720170504_15235420170504_15235720170504_152407

Leave a comment

200 Anggota KNPB Wilayah Sentani Tertangkap Aparat GABUNGAN (TNI,POLRI,DAN BRIMOB)


 

      DENSUSKNPB_news, seluruh pengurus KNPB Wilayah bersama anggota KNPB ditangkap oleh aparat kepolisisan Resor Doyo bersama Brimob serta TNI. Penangkapan dimulai pagi hari, pukul 07.00-07.30 WIT, (Senin, 01 Mei 2017), di Sekret KNPB Wilayah Sentani. Dengan tujuan tidak  boleh melakukan ibadah mimbar bebas untuk memperingati hari ANEKESASI di wilayah papua barat. Dan Aparat kepolisian, Brimob serta TNI mengarahkan seluruh anggota KNPB dari depan sekertariat ke DALMAS untuk membawa mereka ke Polres Doyo, kata YUBIR KNPB Wilayah Sentani. Maka semua anggota dan penguruspun naik DALMAS dan pergi ke pores doyo sentani.

Kata YUBIR KNPB Sentani, pihak kepolisian, Brimob dan TNI  dengan kekuatan penuh mengepung Sekretariat KNPB, untuk mengarahkan seluruh anggota KNPB ke DALMAS dan sebentara tunggu di dalam DALMAS sekitar 1(satu) jam di atas mobil milik polisi untuk mereka mau melakukan pengecetan, dan pengerebekan dalam sekertariat milik KNPB.  Setelah mereka melakukan pengecetan dan pengerebekan selesai pada pukul 08; 00 wit. Aparat keamanan mengarahkan seluruh anggota KNPB Wilayah Sentani ke Polres Doyo dengan menggunakan dua DALMAS. Pihak aparat Kepolisian, Brimob dan TNI melakukan penggeledahan paksa dalam Sekretariat KNPB untuk memeriksa semua dokumen kepunyaan KNPB Wilayah Sentani, kata JUBIR KNPB Wilayah Sentani. Salah satu anggota KNPB membenarkan adanya penangkapan paksa terhadap seluruh anggota KNPB Wilayah Sentani_dalam pantauan KNPBNEWS.com.

Aparat gabungan (POLRI, Brimob dan TNI) menggunakan dua DALMAS dan menangkap semua anggota KNPB sekitar pukul 07.00-07.30 (± 15 menit) WIT di depan Sekretariat KNPB Wilayah Sentani. Pihak aparat kepolisian, Brimob dan TNI  tidak melakukan negosiasi, dan mereka melakukan  penangkapan paksa untuk diarahkan semua ke POLRES Doyo. Tujuannya ingin mengamankan kegiatan ibadah untuk 1 Mei hari “aneksasi”_Papua dimasukkan dalam bingkai NKRI yang dilakukan oleh pengurus KNPB Wilayah Sentani. Situasinya sangat memprihatinkan dengan tindakan aparat POLRI, TNI dan lebihnya tindakan brutal dibuat oleh Brimob. Misalnya, ada pengrusakan di sekitar Sekretariat KNPB Wilayah Sentani, seperti menebang pohon yang ada di depan sekret, mencoret dinding Sekret KNPB dengan warna hitam, membongkar isi rumah warga (asal Pegunungan Bintang), menyumbat pot WC dengan batu dan tai dibungkus baju warna hijau, menghancurkan meteran milik PLN, pengrusakan kursi milik Sekret KNPB, cat lantai warna hitam, pengrusakan lemari, pengrusakan dan penahanan speaker milik KNPB, mengangkat kerta HVS 1 rim, mengambil dokumen tertulis milik KNPB Sentani, mengambil 3 buah printer (merek Epson, Cenon besar, dan Pixma besar) dan panggung ibadah dirusakan oleh aparat gabungan (POLRI, TNI dan Brimob) serta merusakan tempat pertemuan milik KNPB Sentani. Tidak hanya menangkap masa, namun pihak keamanan membawa semua motor yang ada dan ditahan sebagai barang bukti tindak pidana (± motor-motor dimuat dalam dua Dalmas).

Pengurus KNPB Wilayah Sentani mengarahkan seluruh masa untuk memadati POLRES Doyo, kata Ketua Umum KNPB Wilayah Sentani. Sementara itu, masa sedang menuju dan memadati POLRES Doyo untuk melakukan perlawanan pergerakan dengan aparat keamanan. Tentunya, aparat keamanan mengamankan masa yang datang dengan melepaskan tembakan selama lima kali, menurut masa aksi (Klemens Heluka).Masa sedang diarahkan ke Polres Doyo  sebagai jaminan politik bangsa West Papua dari mereka yang sudah ditangkap oleh aparat keamanan.  Masa aksi memasuki dan memadati halaman Polres sebagai tahanan politik di Polres Doyo, dalam pantauan Suara Papua.com.  Seluruh anggota KNPB Wilayah Sentani ditangkap sekitar 200 jiwa orang, dan ± 26 orang mendapat pukulan dari aparat keamanan. Setelah tiba di depan Polres Doyo, aparat melakukan penembakan kepada masa selama 5 kali tembakan.

Ada penambahan pasukan anggota Brimob sekitar 100 pleton yang didatangkan dari Polda Riau, kata Ketua Umum KNPB Sentani. Menurutnya, pasukan Brimob ini didatangkan untuk mengamankan kegiatan hari aneksasi Papua masuk dalam bingkai NKRI. Kedatangan Brimob ini mengacaukan situasi hari ini di Sentani, kata Ketua Umum KNPB Sentani. Situasi di sekitar Sekret KNPB tidak aman, karena aparat keamanan (notabenenya Brimob) menghancurkan rumah warga asal Pegunungan Bintang (salah satu anggota DPRD Pegunungan Bintang). Pihak aparat keamanan tanpa meminta ijin lompat pagar dan memasuki rumah untuk memeriksa seluruh isi rumah. Aparat keamanan memeriksa kamar tidur, menghamburkan pakaian, menyita busur dan parang milik warga, membongkar tas yang isinya dokumen pribadi (seperti ijazah, surat-surat kantor dan dokumen pribadi milik anggota DPRD), menyita dua buah parang dan dua unit motor (merek Mio Beat merah dengan “DS 5898” dan hijau “DS 4673 R”), kata Kennis Nabyal yang adalah adik dari anggota DPRD ini.

Nama –Nama Yang Ditahan Dan Dipukul Oleh Aparat Gabungan (TNI,POLRI Dan Brimob), Sebagai Berikut:

  1. Sanus suhun
  2. Eky balingga
  3. Atison suhun
  4. Vino bahabol
  5. Natani nabyal
  6. Shunix shun
  7. Koti uwopmabin
  8. Kris payage
  9. Orai bahabol
  10. Obenus kulka
  11. Aston kona
  12. Markus balyo
  13. Oray kogoya
  14. Melianus serota
  15. Riko uopmabin
  16. Mesi sowy
  17. Steep kobak
  18. Eky enggalim
  19. Hery mimin
  20. Anderson suhun
  21. Rudi wenda
  22. Tomas kobak
  23. Yulia wenda
  24. Detinus enumbi
  25. Neis telenggen
  26. Erik deal
  27. Kusaman kean
  28. Tina halitopo
  29. Mery telenggen
  30. Mery wenda
  31. Lia halitopo
  32. Friska tabuni
  33. Yapinus kobak
  34. Satiel suhun
  35. Durlion mimin
  36. Dyanus kean
  37. Yenus wisal
  38. Yonai kobak
  39. Marten agisimayauw
  40. Amok uropmabin
  41. Onny tepmul
  42. Atinus murip
  43. Lenius kasipka
  44. Beni kobak
  45. Yahiya keroman
  46. Maku bahabol
  47. Omis balingga
  48. Sepriana Hiktaop
  49. Desi sushun
  50. Kesereh kobak
  51. Yali kobak
  52. Kulum sushun
  53. Emi sushun
  54. Onny tabuni
  55. Seli napyal
  56. Marten kean
  57. Eni tengket
  58. Ibrahim kean
  59. Dianus kean
  60. Kusman kean
  61. Yapenus deal
  62. Aben bamu
  63. Yoni bahabol
  64. Sambeny wenda
  65. Nasen mitne
  66. Panuel salawalah
  67. Meralince bahabol
  68. Tenny tengket
  69. Thoni kasipka
  70. Dunion mimin
  71. Pres wisal
  72. Yeskiel lepitan
  73. Juli meku
  74. Welinus sushun

NAMA–NAMA YANG DAPAT PUKUL DARI PIHAK APARAT GABUNGGAN

( TNI/POLRI ) DI SENTANI

NAMA                                                                  UMUR

75 SAMBER BAHABOL 28 TAHUN
76 MELLY BAHABOL 35 TAHUN
77 NELES HOLANUE 27 TAHUN
78 PETINUS KULUA 23 TAHUN
79 AGUS KOBAK 27 TAHUN
80 ANNY LOGO 35 TAHUN
81  ENNYT BAHABOL 26 TAHUN
82 KENI KOBAK 25 TAHUN
83 TEPIUS MEYN 25 TAHUN
84 ROY HELUKA 21 TAHUN
85 MESY SOWI 22 TAHUN
86 UNION MIRIN 21 TAHUN
87 MARTEN SIMINYAU 25 TAHUN
88 ERAY TABUNI 21 TAHUN
89 OBET SOBOLIM 22TAHUN
90 PONTIUS ESEMA 32 TAHUN
91 ISAY SIMBU 27 TAHUN
92 NATANI NAPIAL 25 TAHUN
93 ONES KOBAK 23 TAHUN
94 ONNY SAMBOM 24 TAHUN
95 BENNY YAHULI 19 TAHUN
96 YAPINUS KOBAK 19 TAHUN
97 ETEN KOBAK 20 TAHUN
98 YAPINUS DEAL 27 TAHUN
99 ANDERSON SUHUN 15 TAHUN
100 ANDREAS SUHUN 18 TAHUN

 

  1. Salmun Basini
  2. Yuli Meku

103  Tepius Mekin

  1. Alnus Basini
  2. Miler Basini
  3. Sel Basini
  4. Nagai Meku
  5. Yoskia Malo
  6. Arlen Kulka
  7. Pilipi Mul
  8. Lekison Dipur
  9. Erinus Mul
  10. Arnius Basini
  11. Tenius Dipur
  12. Albertus Lepi
  13. Sepedius Dipur
  14. Bertus Bamu
  15. Tinus Kasipka
  16. Yeskiel Lepitalen
  17. Seht Dipur
  18. Aben Bamu
  19. Sus Kulka
  20. Nikus Lepi
  21. Dinus Lepitalen
  22. Yoriman Mitne
  23. Nipen Kulka
  24. Kincee Komba
  25. Herling Wenda
  26. Habel Wantik
  27. Yongi Wenda
  28. Papua Wenda
  29. Landi Wenda

133.Agus Kobak

  1. Meli Tepmul
  2. Idon Bahabol
  3. Samber Bahabol
  4. Onni Tepmul
  5. Kotti Uopmabin
  6. Yusel Uopmabin
  7. Anni Logo

141.Melly Bahabol

  1. Neles Holanue
  2. Petinus Kulua
  3. Enit Bahabol
  4. Keny Kobak
  5. Tepius Mekin

147.Divanus Kean

  1. Kusman Kean
  2. Teni Tengker
  3. Apenus Wisal
  4. Oktoh Nabyal
  5. Marten Kean
  6. Kenis Nabyal
  7. Yapenus Deal
  8. Aben Bamu
  9. Basten Nabyal
  10. Ibrakin Kean
  11. Olmek Nawa
  12. Kara Salla

160.Miles Suu

  1. Lina Yando
  2. Sam Wakla
  3. Geti Weipsa
  4. Olmek Yando
  5. Romin Malo
  6. Thoni Kasipka
  7. Peres Wisal
  8. Dunion Mimin
  9. Menius Kasipka
  10. Nasen Mitne
  11. Delince Enumbe
  12. Hastana Tabuni
  13. Pontius Esema
  14. Yoas Passe

175.Imanius Passe

  1. Rudi Masibagon

177.Juni Giban

  1. Elimas Sugun
  2. Ason Mujijau
  3. Feri Mujijau
  4. Petrus Kobogau
  5. Zaperius Dendegau
  6. Marten Hagisimijau
  7. Menius Kasipka

185.Lekson Silip

  1. Enet Bahabol
  2. Toni Bahabol
  3. Soni Kobak
  4. Keni Kobak
  5. Oca Silip
  6. Lena Kobak
  7. Emi Suhun
  8. Ibu Salien Bahabol
  9. Maria Tabuni
  10. Yulius Wale
  11. Marince Murib
  12. Salmon Basini
  13. Salmon Kasimni
  14. Beti Kogoya
  15. Matanya Kobak

Berhubungan dengan tindakan aparat keamanan Gabungan TNI POLRI, dan BRIMOB yang melakukan secara tegas seperti ini, mereka menunjukan bahawa; tidak ada runganan demorasi di atas tanah ini untuk manyampaikan Hak pendapat di muka umum secara lisan maupun tertulis di kepada Negara ini. Maka kita minta kepada dunia INTERNASIONAL segera membuka ruang demokrasi di atas tanah west papua ini.

FOTO-FOTO PENGGELEBEKAN DAN PEMUKULAN ANGGOTA KNPB WILAYAH SENTANI SEBAGAI BERIKUT:

FOTO PEMUKULAN

 

        FOTO PENGEREBEKAN

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Leave a comment

POLISI MEMBONGKAR PANGGUNG PERSIAPAN 1 MEY 2017 DI SENTANI


KRONOLOGIS kejadian
Foto0037Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani 29/april/2017,Tepat Pukul 03:49.Telah Terjadi Reaksi Pembubaran/Pembongkaran Paksa dalam kesiapan dan Persiapan Panggung Ibadah Mimbar Bebas dalam Memperingati dimana telah tibahnya Hari Sejarah Aneksasi 01/Mey/1963 Bangsa Papua Kedalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.Maka Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani sedang membuat Panggung.Maka Pihak Aparat Langsung melakukan Reaksi degan Tindakan Keras Oleh Tiga Team Gabungan Aparat Keamanan Dari Satuan:Polresta Jayapura,Polresta Sentani (Doyo),Polsek Sentani,dan Densus 88.Membongkar panggung yang telah dibuat Oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani.
Kedatangan Mereka dengan Motifasi membungkam Menyampaikan Jejak Pendapat dimuka Umum Lewat lisan maupun Tulisan.Jelas Tindakan KNPB Menyampaikan pendapat dimuka Umum Lewat Ibadah Mimbar Bebas.Adapun Beberapa Bagian Hal yang KNPB Kesal terhadap Aparat bahwa Perkataan Wakapolres Doyo dilarang melakukan Ibadah Mimbar Bebas nah ini aneh Apakah Wakapolres Bukan ciptaan Allah,ketika Rakyat Mau melakukan Ibadah dibatasi ini suatu Ungkapan Seorang Wakapolres bukan ciptaan Allah yang telah disampaikan Kepada KNPB Wilayah Sentani.
Namun semua anggota knpb menegaskan bahawa apapuan konsekkusi dalam pembokaran pembangunan panggung ini adalah hal yang di maksud oleh pihak KNPB bersama rakyat papua di wilayah sentani,
Allen halitopo sebagai ketua umum KNPB wilayah sentani merasa bahaw tindakan yang di lakukan oleh pihal polres doyo sentani ini, sangaat merendahkan wibawah Negara repoplik Indonesia. “ kata allen
Selain itu juga aparat kepolisian tidak mengerti tentang ibadah sukuran/ mimbar bebas yang KNPB mau lakukan itu, maka alen menegaskan kepada pihak aparat bahawa; kepolisian yang ada di atas tanah ini juga perlu mengerti tentang agama yang ada di atas tanah teritori west papua.
Walaupun mereka kepolisian lakukan tindakan yang tidak berwibawa, namun rakyat papua bersama KNPB SENTANI tetap melakukan ibadah mimbar bebas di secretariat KNPB WILAYAH SENTANI, karena KNPB bersama rakyat puapu yang ada di wilayah sentani tidak akan mundur apappun kosekkusi kita tetap lalkukan ibadah mimbar bebas di tempat.
Adapun Jumlah Pesonil dan Kendaraan yang digunakan dalam waktu kejadian Pembongkaran/Pembubaran Panggung Mimbar Bebas tepat Sentani 29/04/2017,Pukul 03:49.Di Kesekretariatan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani Jln.Papua Merdeka Yahim BTN.Purwodadi,Blok B.Antara Lain Sebagai Berikut                        1.Seratus Lima Puluh Lima Personil (155 Personil )
2.Mobil Avanza Empat Mobil (4 Mobil)
3.Mobil Dalmas Tiga Mobil (3 Dalmas)
4,Mobil Patroli Tujuh Mobil (7 Patroli)
5.Mobil Strada Milik Densus 88 Tiga Mobil (3 Mobil Strada milik Densus 88)
6.Motor Cross Roda Dua Milik Polisi (12 Motor Cross Roda Dua).
Demikian Maka,sesudahnya kejadian lagi Beberapa Jam Kemudian Satuan Pimpinan Intelkam Budi Santoso sebagai Kepala Intelkam Polres Sentani (Doyo) bersama beberapa Anggota Sejumlah 14 Anggota/Personil Intel Polres Doyo.datang Tepat Pada Pukul 06:20.di Sekretariat KNPB Wilayah Sentani dengan Tujuan Mengantar Surat Sebagai barang Bukti Pidana untuk Menandatangani Oleh Ketua Umum Allen Wesigin Halitopo,sebagai barang bukti untuk dikenakan Pasal.Barang tersebut antara lain :
1.Papan : 49 Buah
2.Kayu 5×5 :3 Batang
3.Kayu 5×10 ;43 Batang
4.Gergaji :1 Buah
5.Benderah KNPB:1 Buah
Dengan Penyidik yang dari Polres Doyo Bernama Frans Samuel Ponataba,juga salah satu Anggota dijadikan Sebagai Saksi Penyidik Bernama Syafril.Maka dengan tujuan Mengenakan pasal Pidana sama Ketua Umum Allen Wesigin Halitopo dari Barang bukti yang telah disebut dari ke-Lima Nomor diatas.
Wilayah tabi 29 april 2017

SEKIAN DARI ADMIN SENTANI NEWS !
Rudy wenda
Korlap umum
Mengetahui badan pengurus KNPB wilayah sentani

                               Allen halitopo                                                     Melly tepmul
Ketua umum                                                        sekkum

                              Yang berikut kami akan cantum foto-foto kejadian di tempat

Leave a comment

PEMBUNUHAN SEORANG WARGA SIPIL PAPUA DI SENTANI


pembunuhan warga

Pada hari selasa tanggal, 25 april 2017, pada pukul 04 00; pagi subu wit; telalah terjadi pembunuhan warga sipil asal papua di kabupaten sentani, distrik sentani kota jayapura, oleh aparat ke satuan densus 888 di sentani kota. Dengan alasan yang tidak jelas di bunuh dan di buang tempat jalan masuk hine kombe pasar baru kelurahan hine kombe.
hari selasa tanggal 25, april 2017; jam 06 00; pagi wit, di depan jalan masuk pasar baru kelurahan hine kombe kabupaten sentani, distrik sentani kota jayapura, telah terjadi pembunuhan yang sangat tidak mencurigakan namun seorang saksi dari setempat mengatakan bahawa, ada sebuah kendaraan berroda empat yaitu avansa berwarna abu-abu dan DSnya tidak sempat lihat karena gelap, dan mobil itupun tiba saat pagi sekitar jam 04;30wit, di depan jalan pasar baru dan mereka berhenti di situ sekitar 05 menit dan kembali cepat keluar ke jalan raja sentani waena tidak tau itu mereka membuang barang apa di sekitar pagi itu. Dan kamipun sekitar komplex bangun pagi sekitar jam 07;30 wit, kami keluar dari rumah begini kami ketemu majat yang berpakaian bajunya merah dan celana lefais di gor air sampah di situ, maka kami juga sangat takut dengan kejadian yang terjadi di saat pagi ini, dan kami langsung melaporkan kepada pihak media KNPB yang ada di sentani “ ini menurut saksi di sekitar complex jalan masuk itu”
seorang warga sipil asal papua yang bernama ANIS TOGOTLY umur sekitar 30an ini di bunuh tampa alasan yang tidak jelas oleh TIM satuan DENSUS 888, dan mereka buang di jalan hanya begitu saja, maka penemuan mayat tersebut oleh warga yang ada di sekitar komlex situ, maka merekapun segang karena kejadiannya di tempat lain dan buang majat di tempat lain. Maka mereka datang lapor ke KNPB wilayah sentani untuk turun mendatai TKP di lapangan tersebut.
Sesuai dengan laporan warga asal papua yang ada di sekitar situ; maka anggota knpb sentani turun lapangan dan mengambil data tersebut, di jalan masuk pasar baru kelurahan hine kombe distrik sentani kota kabupaten sentani. Dan sangat di sayangkan karena mereka bunuh di tempat lain baru mereka antar ketempat situ, dan selama jam, 05;00 wit, sampai jam 08;00wit, mayat masih tetap di tempat dengan alasan TKP dari aparat keamanan belum mengambil begitu. “ ini hasil tkp knpb wilayah sentani”
Berhubungan dengan pembunuhan warga sipil papua yang bernama, ANIS TOGODLY umur sekitar 30an ini, warga yang ada situpun tidak bisah memastikan sampai saat ini karena, actor pembunuh ini dari siapa dan warga sekitar situ hanya mereka ketemu majat tersebut pada pagi hari di gor sampah situ. Tetapi menurut TKP dari anggota KNPB sentani pembunuhan ini dalah TIM satuan DENSUS 888, yang ada di kabupaten sentani, karena kejadian seperti ini yang perna terjadi beberapa tahun kemarin.
Dalam hal pembunuhan seperti ini yang perna terjadi pada tahun lalu itu juga hal yang sama, dan selama ini tindakan yang di lakukan oleh satuan densus ini sangat sadis terhadap bangsa papua, karena mereka bunuh di tempat yang lain dan buang ke tempat yang lain dengan alat tajam padahal tidak ada lubang alat tajam di tubuh mayat tersebut, hal seperti ini membuat sampai rakyat papua tidak ada ruang gerak di tanahnya sendiri dan menutup semua ruang demokrasi di atas tanah west papua.
Dengan demikian kronogis yang kami tulis dari KNPB sentani ini sesuai laporan yang kami dapat di sekertariat knpb di sentani.

Taby sentani 25, april 2017
Foto-foto kejadian di tempat,

%d bloggers like this: